Sedang memuat....Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan Sumatera....

Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan Sumatera

Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan Sumatera

Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan Sumatera  – Kota Bukittinggi adalah kota terbesar kedua di Provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Bukittinggi terkenal sebagai kota wisata yang berhawa sejuk, dan bersaudara (sister city) dengan Seremban di Negeri Sembilan, Malaysia. Tempat wisata yang ramai dikunjungi adalah Jam Gadang, yaitu sebuah menara jam yang terletak di jantung kota sekaligus menjadi simbol bagi kota yang berada di tepi Ngarai Sianok.

Ngarai Sianok merupakan sebuah lembah dengan kedalaman yang bervariasi antara 75–110 m, yang di dasarnya mengalir sebuah sungai yang disebut dengan Batang Masang. Selain jam Gadang Bukittinggi juga memiliki banyak pesona wisata yang sayang jika Anda lewatkan, seperti Benteng Fort de Kock, Lubang Japang, Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan dan masih banyak lagi.

Pada kesempatan kali ini Admin akan memberikan sedikit informasi mengenai salah satu tempat pariwisata yang berada di Bukittinggi yaitu Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan. Simak ulasannya berikut ya…

Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan atau yang juga biasa dikenal dengan nama Kebun Binatang Bukittinggi adalah salah satu kebun binatang yang terletak di atas Bukit Cubadak Bungkuak Bukittinggi, provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan ini merupakan salah satu kebun binatang tertua yang ada di Indonesia, dan satu-satunya kebun binatang dengan koleksi hewan terlengkap di pulau Sumatera.

Pada awal pembangunannya, taman tersebut belum mempunyai koleksi binatang, baru pada tahun 1929 dijadikan kebun binatang dengan memasukkan beberapa koleksi hewan ke dalam taman tersebut. Pada tahun 1935, di area kebun binatang ini dibangun Rumah Adat Baanjuang (Rumah gadang) bergonjong gajah maharam, yang mempunyai 9 ruang dengan anjungannya di bagian kanan dan kiri.

Kebun Binatang ini dibangun pada pada masa penjajahan Belanda pada tahun 1900 dengan nama Stormpark yang dirancang oleh Gravenzande. Kebun binatang ini sempat mengalami beberapa kali perubahan nama yaitu berubah nama menjadi Kebun Bungo setelah itu terjadi perubahan nama dari Kebun Bungo menjadi Taman Puti Bungsu. Lalu poada tahun 1995 melalui peraturan daerah (perda) No. 2 tahun 1995 kembali terjadi perubahan nama dari Taman Puti Bungsu menjadi Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan.

Di kebun binatang ini terdapat jembatan yang bernama jembatan Limpapeh, Jembatan Limpapeh adalah jembatan gantung di atas Jalan Ahmad Yani, Bukittinggi yang memiliki panjang 90 meter dan lebar 3,8 meter, jembatan tersebut merupakan penghubung antara Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan dengan benteng Fort de Kock.

Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan Sumatera

Kebun binatang ini terletak cukup strategis karena berdekatan dengan objek wisata lainya seperti  Pasar Atas, dan Jam Gadang. Di kebun binatang ini Anda bisa melihat berbagai jenis satwa diantaranya rusa tutul, rusa sambar, kangguru, bermacam-macam burung unggas, gajah, dan unta. Selain itu, di area taman margasatwa juga dilengkapi dengan museum ikan paus dan Museum Rumah Adat Baanjuang.

 Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan Sumatera

Harga Tiket Masuk Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan Sumatera

Harga Tiket Masuk

Dewasa : Rp 10.000

Anak anak : Rp 8.000

Jam Buka Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan Sumatera

Kebun binatang ini buka setiap hari pukul 08.00-18.00 WIB

Nah itulah sedikit informasi mengenai Harga Tiket Masuk Wisata Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan Sumatera yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini dapat membantu Anda dalam mencari referensi tempat berlibur.

 

 

 

Harga Tiket Murah, Kumpulan Harga Tiket Termurah

Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan Sumatera | fajri | 4.5